Showing posts with label Ayam Jawa. Show all posts
Showing posts with label Ayam Jawa. Show all posts

Saturday, October 22, 2016

Penjelasan Tentang Sabung Ayam di Indonesia

Agen Sabung Ayam - Palugadabet - Ayam laga atau sering disebut ayam adu (fighting cock, gamecock atau gamefowl) adalah ayam jantan atau ayam jago yang memiliki ciri fisik dan karakter yang cocok untuk tarung dan dipelihara khusus untuk diadu atau ditandingkan. Ayam laga yang bagus, ideal, unggul atau berkualitas adalah ciri-ciri ayam laga yang memenuhi syarat untuk menjadi ayam laga unggul. Memiliki ayam laga yang kuat dan tangguh adalah impian setiap penghobi ayam laga.

Ayam Laga atau Sabung Ayam

Di Indonesia, adu ayam jago atau biasa disebut sabung ayam merupakan permainan ayam laga yang telah lama dilakukan sejak dahulu kala. Permainan ini ternyata tidak hanya sebuah permainan hiburan semata bagi masyarakat, tetapi merupakan sebuah cerita kehidupan baik sosial, budaya maupun politik. Sabung ayam laga ini dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit. Bahkan cerita-cerita rakyat yang sampai sekarang berkembang dan menjadi dongeng seperti cerita tentang Ciung Wanara-Kamandaka serta Cindelaras juga menceritakan tentang permainan ayam laga. Kota Tuban, Jawa Timur diyakini sebagai kota yang berperan dalam perkembangan ayam laga. Di kota pesisir ini, ayam Bangkok pertama kali diperkenalkan di negara kita.
Sebetulnya, jenis ayam laga dari dalam negeri (lokal) cukup beragam, seperti ayam wareng (Madura) dan ayam kinantan (Sumatra). Namun di Indonesia sendiri sabung ayam atau adu ayam sering dikaitkan dengan ayam Bangkok. Setelah itu munculah ide untuk membudidayakan bibit ayam aduan yang berkualitas unggul. Hingga saat ini para peternak melakukan kawin silang hingga muncul berbagai ras ayam baru demi menghasilkan ayam aduan yang lebih baik dan berkualitas.

Ciri-Ciri Ayam Laga Berkualitas Unggul : 

  1. Kepala berbentuk buah pinang
  2. Leher lurus berbulu tebal
  3. Paruh panjang dan tebal
  4. Bahu kuncup
  5. Badan panjang
  6. Pangkal ekor lebat,besar dan kaku
  7. Ekor lebat memburai
  8. Lutut menekuk
  9. Sisik pipih
  10. Kaki bulat panjang dan kering
  11. Jari panjang dan halus
  12. Paha bulat dan pipih
  13. Dada bidang
  14. Sayap rapat dan panjang

Tips Membentuk Ayam Laga yang Tangguh

  • Berikan latihan fisik dan mental.
  • Mandikan ayam pada pagi hari (sebaiknya saat matahari sudah bersinar)
  • Setelah dimandikan, jemur ayam beberapa saat hingga kering kemudian umbar ayam hingga sore hari
  • Berikan pakan dan minum berkualitas dengan jumlah sesuai kebutuhan ayam.
  • Masukkan ayam ke dalam kandang sekitar pukul 03.00-04.00 sore.
  • Dua hari sekali berikan suplemen vitamin (Super Power atau Super Top) dan makanan tambahan lain (gula merah, tomat, kecambah, minyak ikan, dll).
  • Terapkan tindakan pencegahan dan penanganan penyakit dengan tepat
SUMBER: PALUGADABET

Wednesday, October 19, 2016

Mitos Tentang Mantra Untuk Sabung Ayam Sebelum Bertanding

Agen Sabung Ayam, Palugadabet - Selama ini kita mengetahui Sabung Ayam hanyalah sebuah ajang tentang ayam yang saling diadu, tetapi dibalik semua itu ternyata beredar kabar mengenai Mantra untuk Adu Ayam/Sabung Ayam. Mungkin beberapa orang berpendapat mengenai mantara mantra ini hanyalah sebuah mitos yang simpang siur keberadaanya.


Mantra Sabung Ayam

Dalam kepercayaan orang Jawa, ada nama Mantra/Ajian untuk Adu Ayam, yaitu Aji Pamepesan  yang bisa disebut sebagai salah satu ilmu kuno peninggalan asli tanah jawa. Menurut cerita, dimana setiap ada pertandingan adu ayam, beberapa orang berpendapat bahwa setiap pemilik ayam yang mempunyai aji pamepesan ini, ayam nya akan selalu menang, bahkan bila ayam lawan terkena beberapa pukulan sudah di pastikan akan kalah/tumbang.
Beberapa sumber mengatakan bahwa aji pamepesan ini hampir hilang keberadaanya, dan hanya beberapa orang saja yang masih mengetahuinya. Beberapa orang mengatakan bahwa aji pamepesan ini sudah merupakan sebuah mitos yang keberadaanya sendiri diragukan.

Berikut adalah kutipan mantra aji pamepesan yang masih di yakini oleh masyarakat Jawa :
"kuwung-kuwung amayungi insun amatak ajiku pamepesan, amepes bebayuning anggane kang ingsun cekel iklingsun cakep pinijet epek-epek si raja keling larut bebayane tan suwe tarung si suwung galing gumuling tan jaluk banyon." Masyarakat Jawa mengucapkan mantara ini sebelum ayam di adu.


Akan tetapi masyarakat Jawa sendiri masih meragukan tentang keberadaan aji Pamepesan , dan mengatakan semua itu tergantung bagaimana cara kita memelihara ayam aduan kita, dan berikut beberapa tips tentang merawat ayam supaya menang di adu :
  1. Pemberian makan dan minum yang teratur, tidak berlebih dan tidak kekurangan
  2. Tidak lupa untuk selalu melatih ayam secara rutin
  3. Merawat fisik ayam, agar mental ayam tidak gampang untuk stress
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan ayam, dan memastikan kondisi ayam selalu sehat
  5. Menentukan hari pertandingan yang tepat agar tidak terkena sial
Namun semuanya tergantung kepada si pemilik ayam tersebut, dan bagaimana cara memelihara serta merawat ayam adunya. Selain merawat ayam secara rutin, pemberian makan dan minum tidak kalah penting untuk kondisi si ayam aduan.

Demikian sekilas informasi mengenai Mantra Adu Ayam, yang kita sendiri tidak bisa pastikan kebenaranya karena sudah di anggap sebagai Mitos