Showing posts with label Aji Pamepesan. Show all posts
Showing posts with label Aji Pamepesan. Show all posts

Wednesday, October 19, 2016

Tips Hari Baik Untuk Bermain Adu Ayam atau Sabung Ayam

Agen Sabung Ayam, Palugadabet - Orang Jawa memang dikatakan tidak bisa meninggalkan kepercayaan mengenai Klenik dan juga hal - hal gaib serta mitos mitos dari Orang Jawa Kuno, sampai di kaitkan dengan Adu Ayam/Sabung Ayam.

Tips Hari Baik Untuk Bermain Sabung Ayam

Adu Ayam telah ada pada zaman dahulu bahkan  pada saat era zaman kerjaan, terlebih lagi masyarakat Jawa Kuno masih menggunakan yang namanya Buku Primbon Jawa. Dalam Primbon Jawa banyak disebutkan mengenai Adu Ayam/Sabung Ayam terutama tentang hari baik untuk bertanding dan pantangan - pantangan dalam  Adu Ayam, bahkan di Primbon Jawa Kuno dibahas mengenai Mantra - Mantra untuk Adu Ayam.

Menurut sebagian orang Jawa, kepercayaan ini sudah ada sejak turun temurun dan masih di percayai oleh beberapa orang. Memang semua ini berhubungan langsung dengan hal - hal tentang mitos kegaiban Jawa Kuno dan masih mempercayai Klenik dan Petungan.

Dalam Primbon Jawa Kuno menjelaskan mengenai hari baik untuk Adu Ayam. Jumlah hari baik menurut Primbon Jawa yaitu 10, 12, 14 dan 17, dan jumlah hari buruk yaitu 7, 8, 9, 13, 15, 16 dan 18. Jumlah hari tersebut merupakan ramalan dari Primbon Jawa, dan sampai sekarang masih banyak orang yang menggunakan jumlah hari baik dari Buku Primbon Jawa untuk melakukan pertandingan Adu Ayam/Sabung Ayam.

Berikut ini merupakan salah satu kutipan dari Primbon Jawa mengenai hari baik dan hari buruk serta juga tentang pantangan dalam Adu Ayam yang masih   dilakukan oleh masyarakat Jawa sendiri :
  1. Rabu Pon - Sangat beruntung membawa Ayam yang berwarna Wido ( Jalak )
  2. Rabu Legi - Ayam boleh di bawa pemiliknya kemanapun
  3. Rabu Kliwon - Ayam tidak boleh di bawa pemiliknya kemanapun
  4. Rabu Pahing - Ayam tidak boleh di bawa oleh pemiliknya ke arah selatan dan utara
  5. Rabu Wage - Ayam tidak boleh di bawa pemiliknya ke arah utara
  6. Jumat Legi - Ayam yang berwarna Wiring Galih memiliki keberuntungan yang lebih
  7. Jumat Kliwon - Membawa Ayam yang memiliki penampilan gagah
    untuk bertarung di wilayah sendiri
Hari baik dan hari buruk serta juga pantangan yang di kutip dari Buku Primbon Jawa, tidak menutup kemungkinan bahwa semua itu akan berhasil. Akan tetapi beberapa masyarakat Jawa masih menjadikan Buku Primbon sebagai panduan untuk melakukan pertandingan Adu Ayam/Sabung Ayam.

Namun sebelum memulai pertandingan, alahkah baiknya kita mewaspadai orang yang berniat licik kepada kita, dengan melakukan trik curang bahkan memberikan biji - bijian yang sudah dilumuri racun untuk ayam aduan kita. Untuk menghindari semua itu, sebaiknya kita membawa seseorang yang dapat menjaga ayam kita sebelum pertandingan di mulai. Itulah sedikit ulasan mengenai Primbon Jawa Kuno untuk Pertandingan Sabung Ayam yang masih digunakan oleh masyarakat Jawa. Sampai sekarang pun masih banyak masyarakat Jawa yang percaya dengan Buku Primbon, bahkan di luar Jawa pun banyak orang yang menggunakan Buku Primbon Jawa Kuno.

Mitos Tentang Mantra Untuk Sabung Ayam Sebelum Bertanding

Agen Sabung Ayam, Palugadabet - Selama ini kita mengetahui Sabung Ayam hanyalah sebuah ajang tentang ayam yang saling diadu, tetapi dibalik semua itu ternyata beredar kabar mengenai Mantra untuk Adu Ayam/Sabung Ayam. Mungkin beberapa orang berpendapat mengenai mantara mantra ini hanyalah sebuah mitos yang simpang siur keberadaanya.


Mantra Sabung Ayam

Dalam kepercayaan orang Jawa, ada nama Mantra/Ajian untuk Adu Ayam, yaitu Aji Pamepesan  yang bisa disebut sebagai salah satu ilmu kuno peninggalan asli tanah jawa. Menurut cerita, dimana setiap ada pertandingan adu ayam, beberapa orang berpendapat bahwa setiap pemilik ayam yang mempunyai aji pamepesan ini, ayam nya akan selalu menang, bahkan bila ayam lawan terkena beberapa pukulan sudah di pastikan akan kalah/tumbang.
Beberapa sumber mengatakan bahwa aji pamepesan ini hampir hilang keberadaanya, dan hanya beberapa orang saja yang masih mengetahuinya. Beberapa orang mengatakan bahwa aji pamepesan ini sudah merupakan sebuah mitos yang keberadaanya sendiri diragukan.

Berikut adalah kutipan mantra aji pamepesan yang masih di yakini oleh masyarakat Jawa :
"kuwung-kuwung amayungi insun amatak ajiku pamepesan, amepes bebayuning anggane kang ingsun cekel iklingsun cakep pinijet epek-epek si raja keling larut bebayane tan suwe tarung si suwung galing gumuling tan jaluk banyon." Masyarakat Jawa mengucapkan mantara ini sebelum ayam di adu.


Akan tetapi masyarakat Jawa sendiri masih meragukan tentang keberadaan aji Pamepesan , dan mengatakan semua itu tergantung bagaimana cara kita memelihara ayam aduan kita, dan berikut beberapa tips tentang merawat ayam supaya menang di adu :
  1. Pemberian makan dan minum yang teratur, tidak berlebih dan tidak kekurangan
  2. Tidak lupa untuk selalu melatih ayam secara rutin
  3. Merawat fisik ayam, agar mental ayam tidak gampang untuk stress
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan ayam, dan memastikan kondisi ayam selalu sehat
  5. Menentukan hari pertandingan yang tepat agar tidak terkena sial
Namun semuanya tergantung kepada si pemilik ayam tersebut, dan bagaimana cara memelihara serta merawat ayam adunya. Selain merawat ayam secara rutin, pemberian makan dan minum tidak kalah penting untuk kondisi si ayam aduan.

Demikian sekilas informasi mengenai Mantra Adu Ayam, yang kita sendiri tidak bisa pastikan kebenaranya karena sudah di anggap sebagai Mitos